Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi oleh Badan Gizi Nasional melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi kini mulai berjalan di berbagai wilayah. Fokus utamanya tentu saja menyajikan makanan sehat, higienis, dan padat nutrisi untuk generasi masa depan. Namun, di balik dapur produksi berskala besar yang setiap hari mengolah ratusan hingga ribuan porsi makanan, ada satu tantangan besar yang tidak boleh diabaikan: pengelolaan limbah domestik dan sisa produksi dapur.
Mengapa Sistem IPAL Untuk MBG Sangat Krusial untuk Menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG)?
